Langsung ke konten utama

Reimagine 2018 By Jefrey Rahmat


Tujuan kehidupan adalah berbuah dan buah itu dinikmati orang lain bukan diri sendiri. Makanya jangan hanya bertumbuh saja tapi harus menghasilkan sesuatu yang menjadi berkat bagi banyak orang. 

1 Korintus 2:9 (TB)  Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." 

Dilayani oleh Ps Jefrey yang langsung membuka khotbah dengan cerita video yang baru saja ia saksikan tentang warung kopi starbucks, yang membuka gerai dan meresmikan kedainya di Shanghai. Yang berbeda hanya saja kali ini (di Shanghai) bekerjasama dengan Alibaba. Tidak hanya desian interiornya yang menarik tapi juga kreatif. 

Beberapa perusahaan khawatir ketika invest di China, sementara Starbucks terjadi sebaliknya. Pada saat yang lain butuh ide, starbucks muncul dengan ide kreatifnya. 

Banyak diantara kita yang terjebakn didalam rutinitas dan tidak bekerja dengan semangat yang tinggi. Sementara itu kebosanan mulai muncul menekan produktivitas.

Dunia semakin berkembang dan berubah, yang dulunya luarbiasa sekarang menjadi biasa saja, yang dulu trend sekarang menjadi kuno.

Itu sebabnya penting menjadikan excelent bukan pencapaian tetapi semangat yang tidak pernah putus. Penting untuk mengerti bahwa perubahan dibutuhkan.

Yohanes 15:1-2 (TB)  "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Tujuan kehidupan adalah berbuah dan buah itu dinikmati orang lain bukan diri sendiri. Makanya jangan hanya bertumbuh saja tapi harus menghasilkan sesuatu yang menjadi berkat bagi banyak orang. 

Tentang perubahan selalu ada 2 apakah mau memimpin atau dipimpin oleh perubahan.

Memimpin perubahan berubah terlebih dahulu sebelum perubahan itu datang sementara dipimpin perubahan dipaksa berubah kalau tidak akan tergerus dengan zamannya.

Kalau dipaksa berubah akan memakan biaya lebih besar ketimbang melakukan perubahan terlebih dahulu. 

Tahun ini temanya Reimagine, memikirkan ulang, membayangkan kembali. Kita perlu memikirkan ulang agar keluar dengan inovasi-inovasi yang segar.

Kejadian 15:1-6 (TB)  Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."
Abram menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu." Lagi kata Abram: "Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku." Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu."

Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.  

Abram sendiri takut dan khawatir akan masa depan tanpa keturunan. Bahkan ia menurunkan ekpectasinya dan mulai menyalahkan Tuhan. Sehingga Tuhan berkata langsung kepadanya tentang keturunannya. 

Firman Tuhan dapat mengubahkan kehidupan kita bahkan satu ayat saja. Bahkan dalam kehidupan Abram, yang ia lihat hanya hambanya saja (sebagai pewaris hartanya) sementara anak kandungnya tidak dilihat. 

Sementara keturunan Abram sudah ada dalam kenyataan Tuhan dan inilah yang tidak dilihat Abram. 

Selama ini pemandangan kita sempit dengan pemandangan yang terbatas, ini yang melemahkan kita sama dengan abraham.

Terlalu sibuk dengan apa yang sehari-hari dihadapi terjebak dalam rutinitas, sehingga kehilangan pandangan jauh kedepan dan masa depan yang lebih baik.

Kita harus keluar sejenak. Bisa keluar dari rutinitas bisa keluar liburan bisa saja keluar dari pekerjaan yang melelahkan. 

Bahkan sekelas Abram saja sudah penat dam melihat ketidakmungkinan, makanya Tuhan ajak keluar sebentar untuk melihat kemungkinan lainnya. 

Maka itu ada istilah Thinking out of the box, keluar untuk menyegarkan, keluar untuk memperbaiki sudut pandang. Keluar untuk masuk lagi ke dalam dengan perspektif yang berbeda dan lebih baik.

Tentang Imajinasi
Tidak ada yang menghalangi untuk berimajinasi, karena hantaman dan rutinitas terkadang imajinasi itu lenyap. 

Ada kutipan bagus dari Einstein tentang imajinasi. 



Semua keadaan yang sudah ada sekarang hasil dari imajinasi sebelumnya. Yang diperlukan hanya imajinasi, awal yang baik untuk memulai sesuatu. 

Efesus 3:20 (TB)  Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

Tuhan tidak takut dengan imajinasi yang ada dalam kita. 

Tuhan mau kita mau jadi kepala bukan ekor, Tuhan mau kita menjadi bintang dan garam.

Bayangkan kembali bagaimana kehidupan terjadi kalau Yesus bersama kita.. Lets  Reimagine

Happy Sundae :)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi orang yang berpengaruh

Filipi 2:14-15 (TB)  Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,  supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, Dilayani oleh Ps. Sidney Mohede.  Masih bicara tentang influence. Setiap dari kita membawa oengaruh kepada orang lain. Besar kecil, baik atau buruk setiap kita memiliki pengaruh. Matius 5:13-14 (TB)  "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.  Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Kita sudah menjadi garam bukan hendak menjadi garam. Pun dengan terang,  sudah menjadi terang bukan hendak menjadi terang.

Kebaktian Natal 2016

Pembacaan Firman Tuhan diambil dari Yohanes 1: 1-14. Semua dari kita tidak ingin tinggal dalam sebuah tempat yang gelap. Pastinya akan buru-buru mencari sumber terang. Bahkan dalam kata-kata kalau tidak jelas akan mencari sumber lain untuk memperoleh penjelasan (baca: terang). Sayangnya sumber atau segala usaha kita mencari terang atau pemecahan masalah sejati tidak menemukan hasil yang maksimal. Bahkan pada masa Yohanes yang mengatakan Firman Tuhan kekal dan sumber kehidupan sementara filsafat Yunani mengatakan selumber masalah dapat diselesaikan dengan mempelajari filsafat.

Kenali Pribadi Roh Kudus dan Peka akan Tuntunannya.

Kita dituntut untuk belajar  mengenal pribadi roh kudus dan semakin peka akan tuntunannya. Kegiatan akhir tahun lanjut ke awal tahun lumayan padat, tapi baru selesai menuliskan peengalaman beberapa maskapai aja. Memang sich pengalaman naik pesawat selalu menyenangkan meskipun sudah beberapa kali, beberapa maskapai yang masuk dalam catatan saya beberapa waktu lalu itu ada maskapai Citilink  dan dilanjut dengan Lion Air .  Masuk kantor langsung lanjut dengan kegiatan yang ada , pokokonya awal tahun ini lummayan seru, riweuh tapi tetap menyenangkan. Nah akhirnya baru bisa kembali beribadah normal itu minggu ini di JPCC Kota Kasablanka. Sepertinya setia minggu pertambahan jemaatnya luar biasa, semakin banyak saja yang berkunjung ke JPCC. Semoga ini bukan warning bagi gereja-gereja lokal yang berada disekitarnya. Ok langsung aja ke catatan yang berhasil saya rangkum untuk ibadah kali ini ya. Untuk pelayanan firman Tuhannya dilayani oleh Ps. Jefrey Ra...