Langsung ke konten utama

Masih tentang Tujuan Hidup



Semakin sibuk memikirkan diri sendiri semakin sulit menemukan Pupose. Karena tujuan hidup kita selalu memenuhi dan melayani orang banyak. 

Efesus 4:23-24 (TB)  supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. 

Purpose by Ps. Jefrey Rahmat.
Siapakah saya sebenarnya? Apa potensi hidup saya? Kemana saya pergi? Apa tujuan dalam hidup saya? Atau kenapa saya dilahirkan? Biasanya muncul ketika mentok dengan permasalahan yang besar.

Apa tujuan dan alasan kenapa kita dilahirkan? Kenapa saya ada? Kenapa...kenapa dan kenapa?

Penting bagi kita untuk mengetahui mengapa, bukan sekedar meniru tapi mengapa sesuatu itu terjadi. Itu akan membawa pengertian kepada kita yang mencarinya.

Kita dilahirkan dengan tujuan.  Atau ada rencana yang tertulis untuk kita. 

Alasan kita ada hari ini karena Tuhan memiliki rencana atas kita.

Kita mungkin tidak sadar dan mengetahuinya tapi tidak menggugurkan rencana Tuhan. 

Rencana Tuhan jauh sebelum kita dilahirkan. Bahkan Mazmur (daud) sudah mengerti hal itu, Mazmur 139:16 (TB)  mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya. 

Yeremia 1:4-5 (TB)  Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya:
"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa." 

Rencana Tuhan ada sebelum manusia itu lahir. 

Yeremia 29:11 (TB)  Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Beberapa orang yang bingung dan belum menemukan kedamaian karena tidak menemukan rancangan Tuhan dalam hidupnya. 

Rancangan Tuhan sejatinya akan membawa kedamaian. 
Untuk mengerti sebuah produk (alasan sesuatu ada) kita harus mengerti / mengenal siapa penciptanya. 

Rencana Tuhan adalah keberhasilan, karena keberhasilan akan memberikan keuntungan kepada Tuhan yang menciptakan kita. 

Purpose is discovered. Sebelum kta ada sebuah tujuan sudah ada. Makanya hidup adalah sebuah perjalanan iman.

Tuhan tidak pernah terkejut kita bisa berbuat apa, karena Tuhan sudah mempersiapkan sesuatu jauh sebelumnya.  Analoginya seperti Tuhan tidak akan terkejut melihat Sari  Simorangkir menciptakan album dan pandai bernyanyi tapi (mungkin) Tuhan akan terkejut ketika melihat Sari tidak bernyanyi. 

Sama seperti Apple (smartphone) yang hanya digunakan untuk sms saja. Padahal Apple mampu melakukan berbagai macam aplikasi pekerjaan. Seringkali kita hidup seperti ini. 

Tuhan sudah memiliki rencana jauh sebelum kita lahir dan buku panduannya (Alkitab) harus rutin dibaca agar mengerti rencanaNya. 

Jangan takut atau menunggu dulu tapi melangkah lebih dahulu karena Tuhan akan menyatakan kepada kita, karena kita hidup oleh Iman. 

Stepping in faith dalam menemukan purpose itu penting. 

Roma 8:28 (TB)  Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Tuhan bahkan bisa bekerja melalui kegagalan kita. Apa yang baik menurut kita lakukan saja. Lebih baik mencoba daripada tidak mencoba. 

Analoginya GPS kalau kita ngga ngikutin GPS ngga pernah itu alat ngomel-ngomel kan, palingan hanya me-reroute arah. Apalagi Tuhan kita. 

Don't you give up on your self sampai kita menemukan purpose kita masing-masing. 

Pengkhotbah 3:1 (TB)  Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.

Tuhan tidak panggil seseorang untuk mengajar kecuali Tuhan sebelumnya sudah memberikan kemampuan itu. 

Masa depan kita sudah ada didalam kita bukan didepan kita. Lihat kedalam gali potensi dan keluarkan dalam bentuk kontribusi kita kepada sesama. 

Semakin sibuk memikirkan diri sendiri semakin sulit menemukan Pupose. Karena tujuan hidup kita selalu memenuhi dan melayani orang banyak. 

Kontibute, aktive dan solve problem maka kita akan menemukan purpose kita. Dan kita akan hidup penuh dan sejalan dengan rencanaTuhan .






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Menyambut 2018 (Reimagine By Jusar Badudu)

Yesaya 43:19 (TB)  Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 
Tahun baru dilayani Ps Jussar Badudu.  Tema yang baru, Alive memperlengkapi di tahun 2017. Pada sepanjang tahun 2018 kita akan belajar Reimagine. 
Reimagine (membayangkan ulang), membayangkan apa yang akan kita alami di 2018. Kenapa perlu membayangkan ulang, kenapa perlu cara baru? Karena hendak mencapai apa yang perlu capai sesuai yang kita rencanakan. 
Sering orang sukses merubah cara agar mencapai kesuksesan berikutnya. Apalagi beberapa dari kita yang belum berhasil. Bayangkan cara-cara baru untuk mencapai apa yang sudah kita rencanakan.

Kaya Di Bumi Kaya Disurga

Kolose 2:3 (TB)  sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
Masih ingat dulu banyak yang berujar miskin dibumi kaya disurga. Tapi kalau bisa kaya dibumi dan kaya disurga mengapa tidak?
Kaya bukan punya segala-galanya tetapi lebih kepada kemampuan berbagi apapun yang ada ditangannya. 
Miskin adalah senantiasa mengambil meskipun sudah memiliki banyak hal. 
7 pemikiran sederhana berkaitan dengan kaya dibumi dan kaya disurga.

Hidup yang berpengaruh by Alvi Radjagukguk

Kebaktian JPCC di Annex Building setiap minggunya bertambah ramai. Mungkin ini akibat dari jemaat yang tidak tertampung kebaktian di Kota Kasablanka.  Dan Beruntung minggu ini dilayani oleh Ps. Alvi Radjaguguk. Pastinya dalam sesi pengajaran beliau diselingi kisah - kisah lucu. berikut pengajarannya hari ini yang saya catat.  Dibuka dengan Amsal 13:9 (TB)  Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam.