Langsung ke konten utama

Kaya Di Bumi Kaya Disurga


PS. Jose Carol



Kolose 2:3 (TB)  sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.

Masih ingat dulu banyak yang berujar miskin dibumi kaya disurga. Tapi kalau bisa kaya dibumi dan kaya disurga mengapa tidak?

Kaya bukan punya segala-galanya tetapi lebih kepada kemampuan berbagi apapun yang ada ditangannya. 

Miskin adalah senantiasa mengambil meskipun sudah memiliki banyak hal. 

7 pemikiran sederhana berkaitan dengan kaya dibumi dan kaya disurga.

1. Kesehatan, dan ini tidak dapat dibeli dengan uang. Sementara kita akrab dengan istilah membanting tulang. Namun betulkah ketika kita kaitkan dengan kesehatan, kita mengorbankan kesehatan demi uang dan kesejahteraan. 

Amsal 3:16 (TB)  Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.

Banyak yang kurang sadar ketika umur panjang sudah tidak berada ditangan kanan lagi. Orang bijak kata amsal memegang kedua hal ditangan kiri dan kanan. 

Bahkan asuransi tidak bisa membeli kesehatan, asuransi hanya mengcovernya saja. Kesehatan sangat amat berharga dan tidak tergantikan dengan uang.

2. Tujuan hidup sehat bukan untuk menghindari kematian tapi menikmati kehidupan. Kematian bukan sesuatu yang ditakuti. Tujuan hidup sehat agar menikmati kehidupan yang berharga disediakan Tuhan. 

Tragisnya masih ada yang hidup segan dan mati tak mau. Makanya isi kehidupan dengan hal-hal yang berharga. Jangan korbankan kesehatan demi apapun juga. 

3. Orang yang kaya adalah orang yang mampu menemukan kebahagiaan dalam segala kesederhanaan. Kebahagian bukan sesuatu yang otomatis dimiliki ketika memiliki segala-galanya. Bahagia adalah sebuah keputusan. Kita harus memutuskan untuk bahagia. 

Kita tidak perlu menunggu pergi ke hotel yang paling mahal atau pantai paling jauh untuk mendapatkan kebahagiaan. Bahagia itu ditentukan oleh kesederhanaan yang hadir dalam hidup.

Kemampuan menemukan sebuah kebahagian dalam sebuah kesederhanaan adalah sebuah anugerah. 

4. Hadiah yang tidak ternilai  dapat diberikan kepada anakmu adalah pengalaman dan saat yang tidak terlupakan dan tidak tergantikan.

Ps. Carol menceritakan pengalamannya bersama sang ayah ketika ia diberikan vespa dan ia tahu bahwa itu adalah kesayangan ayahnya (demi sudah mellihat sang anak mahir membawa kendaraan sang ayah melepaskan dengan kendaraannya dengan bangga tanpa memikirkan kelak ia nanti naik apa?) Dan Ps Jose pun  melakukan hal serupa dengan anak-anaknya.  Dikasihi dan diinginkan melebihi emas dan perak. Amsal 22.1

Amsal 18:24 (TB)  Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.

Orang kaya adalah orang yang meninggalkan banyak jejak positif apa yang tidak bisa dibeli dengan uang. 

5. Keluarga, kaya dibumi dan kaya disurga. Kedamaian didalam rumah tangga adalah tanah yang subur bagi jiwa seorang anak.

Ada alasan mengapa anak-anak tidak betah dirumah. Dirumah tidak ada kedamaian meskipun gedungnya bagus, perabotannya mewah. Yang anak butuhkan adalah peacefull home. Hadiah yang bisa kita wariskan kepada anak kita kelak adalah kedamaian dan ketentraman. 

6. Orang yang kaya adalah orang yang mampu membawa uangnya ke surga. Apa yang kita miliki dibumi tidak akan dibawa ke surga. 

1 Timotius 6:17-19 (TB)  Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.

Dengan berbagi dan kaya dalam kebajikan kekayaan dibumi dapat ditransfer ke surga.

Kita perlu diberkati Tuhan dan perlu juga melimpah dalam materi dan mau berbagi dan berbuat kebajikan. 

7. Nama baik lebih berharga dari emas dan perak. Umur panjang dan kehormatan ditangan diberikan Tuhan.  Tidak ada yang melebihi sukacita dari nama yang baik dan umur panjang serta kehormatan yang datangnya dari Tuhan dan itu semua jauh berharga dari Emas dan Perak.

Happy Sundae. GBU 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Menyambut 2018 (Reimagine By Jusar Badudu)

Yesaya 43:19 (TB)  Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 
Tahun baru dilayani Ps Jussar Badudu.  Tema yang baru, Alive memperlengkapi di tahun 2017. Pada sepanjang tahun 2018 kita akan belajar Reimagine. 
Reimagine (membayangkan ulang), membayangkan apa yang akan kita alami di 2018. Kenapa perlu membayangkan ulang, kenapa perlu cara baru? Karena hendak mencapai apa yang perlu capai sesuai yang kita rencanakan. 
Sering orang sukses merubah cara agar mencapai kesuksesan berikutnya. Apalagi beberapa dari kita yang belum berhasil. Bayangkan cara-cara baru untuk mencapai apa yang sudah kita rencanakan.

Masih tentang Reimagine. (Ps. Jose Carol)

Pengkhotbah 1:9 (TB)  Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.
Kejadian 18:11-14 (TB)  Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?" Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: "Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua?Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki." 
Adakah sesuatu yang mustahil bagi Tuhan. Kondisi Abraham dan Sara  pada sat itu dalam suatu keadaan yang mustahil. 
Tahun 2018 adakah sesuatu yang mustahil bagi mimpi dan cita-cita mu, karir dan pekerjaan?

Hidup yang berpengaruh by Alvi Radjagukguk

Kebaktian JPCC di Annex Building setiap minggunya bertambah ramai. Mungkin ini akibat dari jemaat yang tidak tertampung kebaktian di Kota Kasablanka.  Dan Beruntung minggu ini dilayani oleh Ps. Alvi Radjaguguk. Pastinya dalam sesi pengajaran beliau diselingi kisah - kisah lucu. berikut pengajarannya hari ini yang saya catat.  Dibuka dengan Amsal 13:9 (TB)  Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam.