Langsung ke konten utama

Semerbak Minyak (The Fragrance of Anointing)






Tema minggu ini masih seputar pengurapan ya, Mazmur 20: 6 Sekarang aku tahu bahwa Tuhan memberi kemenangan kepada orang yang diurapiNya dan menjawabnya dari sorgaNya yang kudus dengan kemenangan yang gilang gemilang oleh tangan kananNya.

Keluaran 30:22-25 (TB)  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 
"Ambillah rempah-rempah pilihan, mur tetesan lima ratus syikal, dan kayu manis yang harum setengah dari itu, yakni dua ratus lima puluh syikal, dan tebu yang baik dua ratus lima puluh syikal, dan kayu teja lima ratus syikal, ditimbang menurut syikal kudus, dan minyak zaitun satu hin.  Haruslah kaubuat semuanya itu menjadi minyak urapan yang kudus, suatu campuran rempah-rempah yang dicampur dengan cermat seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah; itulah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus.

Minyak inilah yang Tuhan gunakan untuk.mengurapi. Minyak ini punya semerbak tertentu.

Analoginya adalah seorang gadis yang menggunakan minyak (parfum) tertentu. Dan itu akan mengingatkan kita pada gadis itu. 

Dan ternyata memang bau yang kita terima terasosiasi dengan pengalaman yang menempel di otak kita. 

Tuhan ingin ada semerbak tertentu dari orang2 yang dipilihnya. Sebab dari urapan akan hadir otoritas, legalitas dan lain sebagainya. Serupa dengan seragam yang mewakili institusinya.

Dulu jaman nabi yang diurapi adalah orang2 tertentu. Semenjak kehadiran Yesus yang memerdekakan kita Ia juga sudah mengurapi kita, artinya kita memiliki Otoritas dan kekuasaan yang sama dengan Tuhan. Kita berkuasa jauh atas penyakit kita, berkuasa atas masalah kita dan seterusnya. 


Keluaran 30:31-33 (TB)  Dan kepada orang Israel haruslah kaukatakan demikian: Inilah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus bagi-Ku di antara kamu turun-temurun.
Kepada badan orang biasa janganlah minyak itu dicurahkan, dan janganlah kaubuat minyak yang semacam itu dengan memakai campuran itu juga: itulah minyak yang kudus, dan haruslah itu kudus bagimu.
Orang yang mencampur rempah-rempah menjadi minyak yang semacam itu atau yang membubuhnya pada badan orang awam, haruslah dilenyapkan dari antara bangsanya."

Sebegitu spesifik Tuhan menceritakan pengurapan, pada saat ini Tuhan mengurapi kita melebihi dari minyak itu sendiri. 

Dan apakah orang sekitar kita sudah merasakan adanya urapan Tuhan atas kehidupan kita. Masih banyak dari kita yang mengaku kristen dan sudah diurapi  tapi tidak mengenal keberadaan Tuhan dari tingkah laku kita. 

Merk dan kualitas minyaknya sendiri ngga penting, yang penting kehadiran Roh Kudus itu sendiri. Sama seperti roti perjamuan dan anggur perjamuan bukan itu intinya tapi kehadiran Roh Kudus itu sendiri. 

Ada 3 hal yang bisa dirasakan dari Anointing. 

1. Ada pengkhususan (Consecration) pada zaman dulu segelintir yamg bisa diurapi. Dan sekarang tidak sedikit lagi orang yang diurapi. Semua orang yang percaya akan diurapi. Kita dipakai Tuhan dikhususkan untuk melayani ditempatnya masing-masing, baik disekolah, ditempat kerja dan disemua lini dimana kita ditempatkan. 

Keluaran 30:26-30 (TB)  Haruslah engkau mengurapi dengan itu Kemah Pertemuan dan tabut hukum, meja dengan segala perkakasnya, kandil dengan perkakasnya, dan mezbah pembakaran ukupan; mezbah korban bakaran dengan segala perkakasnya, bejana pembasuhan dengan alasnya. Haruslah kaukuduskan semuanya, sehingga menjadi maha kudus; setiap orang yang kena kepadanya akan menjadi kudus.Engkau harus juga mengurapi dan menguduskan Harun dan anak-anaknya supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku.

Kita tidak hanya dikhususkan tapi juga dikuduskan pada saat bersamaan oleh Tuhan. Itu sebabnya Christ itu artinya yang terpilih / yang diurapi. 

Lukas 4:18-19 (TB)  "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."

Kita sudah diurapi Tuhan seharusnya mengeluarkan semerbak yang berbeda. Mungkin tugas dan pekerjaan sama tapi harus ada semerbak wangi yang berbeda dari yang kita lakukan. Tidak berbeda menjadi aneh tapi berbeda yang berkenan kepada Allah dan itu positif dan baik.

Ibrani 1:9 (TB)  Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu."

Kita memang ditentukan berbeda (yang baik) dan khusus diciptakan Tuhan. 

Pengkhotbah 10:1-2 (TB)  Lalat yang mati menyebabkan urapan dari pembuat urapan berbau busuk; demikian juga sedikit kebodohan lebih berpengaruh dari pada hikmat dan kehormatan. Hati orang berhikmat menuju ke kanan, tetapi hati orang bodoh ke kiri.

Jangan karena keadaan orang sekitar kita, minyak urapan atas kita menjadi berbau tidak harum 


2. Pemberdayaan (Empowerment) Tuhan memberdayakan melalui urapannya Keluaran 31:2-5 (TB)  "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan, untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga; untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.

Urapan memberikan kemampuan untuk mengerti akan pengetahuan (knowledge) yang membuat kita memiliki keahlian (skills) dan juga pengertian yang berujung kepada hikmat (wisdom). 

Memang bebberapa dari kita lahir dengan bakat tapi kalau tidak dilatih akan hilang. Tapi Tuhan memberdayakan kita dengan urapannya. 
Analoginya adalah tongtol alat yang membantu untuk memudahkan membayar tol. Tidak ada yang luar biasa dengan alatnya sederhana itu. Dan ini adalah contoh sederhana dari Anointing. Apapun bidang kita jangan pernah berhenti belajar dan diurapi. 

Bukti bahwa kita diurapi Roh Kudus adalah apa yang dilakukan tubuhmu dimengerti (bermanfaat dan dinikmati) bagi oranglain. Bukan hanya sebatas bahasa roh yang sering kita ucapkan. 

Kita harus terus belajar, berlatih dan berpikir agar Urapan Roh Kudus bermanfaat bagi orang lain.  


3. Adanya Perlindungan. Domba sering diserang penyakit serangga yang membuat domba membenturkan kepala hingga mati. Nah si gembala mengurapi dengan minyak agar si serangga pergi dari domba. 

Mazmur 18:49-50 (TB)  (18-50) Sebab itu aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN, dan aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu. (18-51) Ia mengaruniakan keselamatan yang besar kepada raja yang diangkat-Nya, dan menunjukkan kasih setia kepada orang yang diurapi-Nya, yaitu Daud dan kepada anak cucunya untuk selamanya."

Orang yang diurapi dilindungi oleh Tuhan. 

Minyak itu tersedia disurga gratis bagi kita yang percaya padaNya. Jadi tidak perlu lagi berebut utk sebuah minyak (simbol).



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Menyambut 2018 (Reimagine By Jusar Badudu)

Yesaya 43:19 (TB)  Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 
Tahun baru dilayani Ps Jussar Badudu.  Tema yang baru, Alive memperlengkapi di tahun 2017. Pada sepanjang tahun 2018 kita akan belajar Reimagine. 
Reimagine (membayangkan ulang), membayangkan apa yang akan kita alami di 2018. Kenapa perlu membayangkan ulang, kenapa perlu cara baru? Karena hendak mencapai apa yang perlu capai sesuai yang kita rencanakan. 
Sering orang sukses merubah cara agar mencapai kesuksesan berikutnya. Apalagi beberapa dari kita yang belum berhasil. Bayangkan cara-cara baru untuk mencapai apa yang sudah kita rencanakan.

Masih tentang Reimagine. (Ps. Jose Carol)

Pengkhotbah 1:9 (TB)  Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.
Kejadian 18:11-14 (TB)  Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?" Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: "Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua?Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki." 
Adakah sesuatu yang mustahil bagi Tuhan. Kondisi Abraham dan Sara  pada sat itu dalam suatu keadaan yang mustahil. 
Tahun 2018 adakah sesuatu yang mustahil bagi mimpi dan cita-cita mu, karir dan pekerjaan?

Hidup yang berpengaruh by Alvi Radjagukguk

Kebaktian JPCC di Annex Building setiap minggunya bertambah ramai. Mungkin ini akibat dari jemaat yang tidak tertampung kebaktian di Kota Kasablanka.  Dan Beruntung minggu ini dilayani oleh Ps. Alvi Radjaguguk. Pastinya dalam sesi pengajaran beliau diselingi kisah - kisah lucu. berikut pengajarannya hari ini yang saya catat.  Dibuka dengan Amsal 13:9 (TB)  Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam.