Langsung ke konten utama

His Purpose His way, kehendakNya dan CaraNya. (Masih Tentang Pengurapan)

Generasi Muda JPCC yang membuka acara kebaktian kali ini :) 


Sedikit berbeda dari minggu sebelumnya, kali ini ada Youth Invasion. Kita akan dilayani oleh generasi muda dari Gereja JPCC. Kreativitas dan suasana segar terasa di kebaktian kali ini. Langsung saja kebaktian minggu ini dibuka dengan Mazmur 28:8 (TB)  TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya! 

Dilayani oleh Ps. Sidney Mohede. Agak berat tentang pengurapan dan mesaggenya lebih kepada beliau sendiri. 

Banyak orang kristen belum mengerti tentang pengurapan sesungguhnya. Beberapa mengkaitkan pengurapan dengan hal-hal yang berbau mistis, magis bahkan spooky

Bahayanya adalah kita seringnya mengejar pengurapan yang datangnya dari Tuhan ketimbang mengejar Tuhan yang memberikan pengurapan iru sendiri (kita salah mengejar).

Ps. Sidney Mohede

Pengurapan adalah manifestasi kehadiran dari Tuhan. Atau lainnya dari pengurapan adalah untuk memperlengkapi kita melakukan sesuatu, sesuatu yang sejatinya tidak bisa kita lakukan.


Tapi ada perbedaan antara karunia dan pengurapan? Karunia memang berbeda-beda sementara urapan itu sama yang diberikan Tuhan. 

Perjanjian lama menjelaskan urapan diberikan kepada Raja, Nabi atau orang yang berkenan,  sementara ketika Yesus lahir Ia memberikan kuasa dan urapan Roh Kudus yang sama kepada semua  anak-anakNya. 

Kisah Para Rasul 1:8 (TB)  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Agar kita menjadi saksi kemanapun kita pergi. Berbeda ya, antara menjadi saksi dan bersaksi.

1 Yohanes 2:20 (TB)  Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya.

Are we doing things ini His way atau our way? Terkadang kita suka lupa, yang seringnya kita mau adalah doing in our way bukan His way.

Kita sudah diurapi oleh Tuhan. Dan memiliki kemampuan sama dengan hamba-hamba Tuhan lainnya. Analoginya adalah bola basket. Bola Basket biasa dipasaran itu seharga 200 ribuan dan akan berubah harganya naik menjadi berkali - kali lipat ketika ada tanda tangan dari Michael Jordan dan Michael Jakson. Bayangkan bola yang awalnya 200 ribu mendadak naik menjadi 2 M-an.

Padahal hidup kita juga serupa dengan bola basket tadi, kita sudah ditandatangani oleh Tuhan Yesus sendiri melalui darahNya. Sudah seharusnya harga kita menjadi mahal dan berharga.

2 Korintus 4:7-18 (TB)  Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini.Maka demikianlah maut giat di dalam diri kami dan hidup giat di dalam kamu. Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata", maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.

Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya.Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah. Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Urapan Tuhan menguatkan kita.  Everthing you asked for is preparing in what you will get. 

Galatia 2:20 (TB)  namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku. 

Terakhir Ps. Sidney menutup dengan manis dari sebuah ungkapan "Let your love for God Change the world and your Circumstences but never let the world and circumstences change your love to God''.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Menyambut 2018 (Reimagine By Jusar Badudu)

Yesaya 43:19 (TB)  Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 
Tahun baru dilayani Ps Jussar Badudu.  Tema yang baru, Alive memperlengkapi di tahun 2017. Pada sepanjang tahun 2018 kita akan belajar Reimagine. 
Reimagine (membayangkan ulang), membayangkan apa yang akan kita alami di 2018. Kenapa perlu membayangkan ulang, kenapa perlu cara baru? Karena hendak mencapai apa yang perlu capai sesuai yang kita rencanakan. 
Sering orang sukses merubah cara agar mencapai kesuksesan berikutnya. Apalagi beberapa dari kita yang belum berhasil. Bayangkan cara-cara baru untuk mencapai apa yang sudah kita rencanakan.

Masih tentang Reimagine. (Ps. Jose Carol)

Pengkhotbah 1:9 (TB)  Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.
Kejadian 18:11-14 (TB)  Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?" Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: "Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua?Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki." 
Adakah sesuatu yang mustahil bagi Tuhan. Kondisi Abraham dan Sara  pada sat itu dalam suatu keadaan yang mustahil. 
Tahun 2018 adakah sesuatu yang mustahil bagi mimpi dan cita-cita mu, karir dan pekerjaan?

Hidup yang berpengaruh by Alvi Radjagukguk

Kebaktian JPCC di Annex Building setiap minggunya bertambah ramai. Mungkin ini akibat dari jemaat yang tidak tertampung kebaktian di Kota Kasablanka.  Dan Beruntung minggu ini dilayani oleh Ps. Alvi Radjaguguk. Pastinya dalam sesi pengajaran beliau diselingi kisah - kisah lucu. berikut pengajarannya hari ini yang saya catat.  Dibuka dengan Amsal 13:9 (TB)  Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam.