Langsung ke konten utama

Menjadi orang yang berpengaruh



Filipi 2:14-15 (TB)  Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,  supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,

Dilayani oleh Ps. Sidney Mohede. Masih bicara tentang influence.

Setiap dari kita membawa oengaruh kepada orang lain. Besar kecil, baik atau buruk setiap kita memiliki pengaruh.


Matius 5:13-14 (TB)  "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.


Kita sudah menjadi garam bukan hendak menjadi garam. Pun dengan terang,  sudah menjadi terang bukan hendak menjadi terang.


Matius 5:16 (TB)  Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Perbuatan kita yang baik sehingga orang lain memuji Bapa yang disurga.

Bukan "jangan lihat saya tapi lihat Bapa yang disurga,"  rohani sich tapi jika tidak melalui kita siapa lagi yang menjadi terang.

Inspire to Change 

Influence is the ability to cause the change,

Seringkali kita berfikir pengaruh sama dengan terkenal. Hanya orang terkrenal yang memiliki pengaruh. Dan ini tidak semuanya benar. Kita semua memiliki pengaruh, orang tua kita, kakak dan adik adalah contih orang yang tidak terkenal tapi berpengaruh kedalam kehidupan kita. Sementara ada banyak orang terkenal yang memikiki pengaruh negatif kedalam kehidupan kita.

Sebuah penelitian mengatakan orang atau perusahaan yang memiliki pengaruh adalah orang atau perusahaan yang mengerti sebuah tujuan hidup.

What you do makes a difference but you have to decide what kind of diference you want to make 

If you want a different result make a different choices.

Mengerti sebuah tujuan adalah penting bahkan  sangat penting.

Apa yang membuat tidak melakukan ini semua? Seringnya kita berfikir kita tidak memiliki apa-apa untuk dunia.

Faktanya kita adalah terang dan garam, sudah asin dan sudah terang. Dunia merasakan kebaikan Tuhan melalui kita. 

Jika kita berfikir bahwa kita terlalu kecil untuk membuat sebuah perbedaan maka cobalah tidur dengan ditemani seekor nyamuk.

Seekor nyamuk yang kecil akan membuat perbedaan pada saat istirahat kita.

Yesaya 41:10 (TB)  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

Ini adalah waktu kita untuk memiliki pengaruh, membawa sebuah perubahan. Stop berkata bahwa kita kecil, kita tidak mampu dan lain sebagainya.

Mungkin kita kecil dan tidak memiliki apa-apa. Satu hal, kita punya TUHAN yang Besar.


Prinsip menjadi influencer.
1. Untuk memiliki pengaruh engkau harus menjadi otentik. Antara perkataan, pikiran dan tindakan sejalan, maka itu dinamakan otentik. Konsistensi ini yang sangat sulit.


Seringkali kita sebagai orang gereja tidak konsisten dengan ucapan kita tidak kosnisten dengan pujian kita.

2. You cannot make youself influential. Influence adalah pada saat melakukan sesuatu mendapatkan nilai bagi kehidupan orang lain. Pada saat kita memberikan pengaruh kepada  orang lain pada saat itu  kita menjadi lebih berpengaruh. (baca : pengaruh bisa diartikan dengan  pertolongan)



Jika kita hendak menjadi orang berpengaruh yang otentik. Yang dibutuhkan hanya sekedar memberikan pengaruh kita kepada orang lain.

Tidak perlu merubah orang menjadi kristen untuk merasakan kebaikan kita. Cukup dengan kehadiran kita mereka merasakan Tuhan.


1 Petrus 2:12 (TB)  Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.

To influence someone life you don't have to rich, beautiful or perfect. You have to do is to give.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Menyambut 2018 (Reimagine By Jusar Badudu)

Yesaya 43:19 (TB)  Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 
Tahun baru dilayani Ps Jussar Badudu.  Tema yang baru, Alive memperlengkapi di tahun 2017. Pada sepanjang tahun 2018 kita akan belajar Reimagine. 
Reimagine (membayangkan ulang), membayangkan apa yang akan kita alami di 2018. Kenapa perlu membayangkan ulang, kenapa perlu cara baru? Karena hendak mencapai apa yang perlu capai sesuai yang kita rencanakan. 
Sering orang sukses merubah cara agar mencapai kesuksesan berikutnya. Apalagi beberapa dari kita yang belum berhasil. Bayangkan cara-cara baru untuk mencapai apa yang sudah kita rencanakan.

Kaya Di Bumi Kaya Disurga

Kolose 2:3 (TB)  sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
Masih ingat dulu banyak yang berujar miskin dibumi kaya disurga. Tapi kalau bisa kaya dibumi dan kaya disurga mengapa tidak?
Kaya bukan punya segala-galanya tetapi lebih kepada kemampuan berbagi apapun yang ada ditangannya. 
Miskin adalah senantiasa mengambil meskipun sudah memiliki banyak hal. 
7 pemikiran sederhana berkaitan dengan kaya dibumi dan kaya disurga.

Hidup yang berpengaruh by Alvi Radjagukguk

Kebaktian JPCC di Annex Building setiap minggunya bertambah ramai. Mungkin ini akibat dari jemaat yang tidak tertampung kebaktian di Kota Kasablanka.  Dan Beruntung minggu ini dilayani oleh Ps. Alvi Radjaguguk. Pastinya dalam sesi pengajaran beliau diselingi kisah - kisah lucu. berikut pengajarannya hari ini yang saya catat.  Dibuka dengan Amsal 13:9 (TB)  Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam.