Langsung ke konten utama

Pengaruh adalah Kuasa (Influence)

Ps. Jefrey Rahmat
Kebaktian JPCC di Annex Building Hotel Niko kali ini dilayani oleh Ps. Jefrey Rahmat. Tema yang diangkat adalah Influence. 

Tanpa disadari kita terlibat dalam perang yang tidak terlihat. Perang influence atau pengaruh. 

Luar biasa pengaruh dalam kehidupan kita. Bahkan dalam politik pun berlaku hal sama. Siapa pembisik dari seorang pemimpin. 

Banyak orang berebut menjadi seorang pembisik sebab si pembisik lebih berpengaruh dari si pemimpin tersebut. 

Siapa yang di tiru oleh banyak orang baik gayanya, tingkahnya dan lainnya dialah orang berpengaruh.

Kim Kadarshian salah satu yang memiliki banyak pengikut dan trendsenter luar biasa. Kemana dia pergi hidupnya mempengaruhi anak muda lainnya. 


Kim Kadashian

Kepada siapa orang pergi mendengarkan pendapat, kepada siapa orang pergi mendapatkan style?

Siapa yang kita biarkan mempengaruhi kita? 

Hidupmu akan berubah total mengarah menuju hal baik, menuju masa depan yang indah jikalau membiarkan beberapa orang benar mempengaruhi hidupmu. Pun berlaku sebaiknya.  Ini adalah kuasa dari sebuah pengaruh.

Banyak yang sadar tapi sedikit yang mengajarkan tentang pengaruh ini. Kebenarannya adalah kita yang tetap pegang kendali. 

Kemampuan kita untuk memilih siapa yang kita biarkan untuk mempengaruhi kita akan menentukan arah hidup kita. 

Tempat pertempurannya adalah hati dan pikiran kita. Amsal 4:23 (TB)  Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Karena hati adalah tempat yang paling berpengaruh.Kita jadi radikal, sarkatis karena ada yang mempengaruhi. 

Bahkan Yudas yang merupakan salah satu murid Yesus. Yang dekat dengan Yesus dalam waktu cukup lama tetapi tidak mengerti pengaruh dari Yesus itu sendiri.. 

Dekat tidak menyatakan apa-apa. Yudas pun dekat dengan Yesus secara fisik. 

Kita akan lihat seorang yang gagah perkasa namun jatuh karena perkataan orang lain. Simson namanya. Sangat ditakuti bangsa Filistin. 

Hakim-hakim 16:4-5 (TB)  Sesudah itu Simson jatuh cinta kepada seorang perempuan dari lembah Sorek yang namanya Delila.  Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin kepada perempuan itu sambil berkata: "Cobalah bujuk dia untuk mengetahui karena apakah kekuatannya demikian besar, dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya. Maka kami masing-masing akan memberikan seribu seratus uang perak kepadamu."
Jatuh cinta merupakan keadaan untuk bisa mengubah pendirian seseorang. Sekeras-kerasnya seseorang kalau jatuh cinta jatuh kedalam keadaan rentan dan menjadi terbuka untuk dipengaruhi.

Kita tidak boleh jatuh cinta kepada orang lain ketika kita sudah menikah. Berfikirlah baik-baik sebelum jatuh cinta. 

Sebelun Simson jatuh cinta kepada Delila. Posisi delila sama sekali tidak penting. Ketika jatuh cinta, Delila berada dalam posisi yang sangat penting. 

Semua raja pun mendekati Delila, karena dia punya pengaruh atas Simson. 

Sangat penting kita tahu siapa yang mempengaruhi dan yang ada disekeliling kita. 

Kalau kita memiliki pengaruh pastinya banyak orang yang mendekat dengan agendanya masing-masing. 

Semakin Tuhan bawa ke posisi tinggi maka semakin banyak teman yang membawa agendanya masing-masing. 

Hakim-hakim 16:15-21 (TB)  Berkatalah perempuan itu kepadanya: "Bagaimana mungkin engkau berkata: Aku cinta kepadamu, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku? Sekarang telah tiga kali engkau mempermain-mainkan aku dan tidak mau menceritakan kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar."  Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya.
 
Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya, katanya: "Kepalaku tidak pernah kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah. Jika kepalaku dicukur, maka kekuatanku akan lenyap dari padaku, dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-orang lain." 

Ketika dilihat Delila, bahwa segala isi hatinya telah diceritakannya kepadanya, disuruhnyalah memanggil raja-raja kota orang Filistin, katanya: "Sekali ini lagi datanglah ke mari, sebab ia telah menceritakan segala isi hatinya kepadaku." Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin itu kepadanya sambil membawa uang itu. Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya, lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya. 

Lalu berserulah perempuan itu: "Orang Filistin menyergap engkau, Simson!" Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia. 

Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.
Bahkan Simson pun dicungkil matanya agar tidak memiliki lagi penglihatan/visi. Seseorang tanpa visi adalah seseorang tanpa masa depan. Visi adalah masa depan seseorang. 

Influence is power. Simson membiarkan Delila mempengaruhi dirinya artinya Simson membiarkan dirinya dikuasai Delila. Ada faktor Like didalamnya. 

Kuasa atau kekuatan yang jatuh ditangan orang benar akan membawa kita kepada Tujuan yang benar pun sebaliknya.

Tidak mudah di zaman sekarang mendidik anak, kita harus tahu memenangkan pengaruh dalam hati anak-anak kita. 

Karena seorang pemimpin tidak berarti mempengaruhi kehidupan bawahannya kalau tidak diijinkan dari bawahannya itu sendiri. 

Buka hati dan pikiran kita terhadap Tuhan untuk terus dipengaruhi oleh firmanNya dan pikiranNya.

Jadikan Tuhan raja dalam hidup kita biarkan Ia mempengaruhi hidup kita seutuhnya. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Menyambut 2018 (Reimagine By Jusar Badudu)

Yesaya 43:19 (TB)  Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 
Tahun baru dilayani Ps Jussar Badudu.  Tema yang baru, Alive memperlengkapi di tahun 2017. Pada sepanjang tahun 2018 kita akan belajar Reimagine. 
Reimagine (membayangkan ulang), membayangkan apa yang akan kita alami di 2018. Kenapa perlu membayangkan ulang, kenapa perlu cara baru? Karena hendak mencapai apa yang perlu capai sesuai yang kita rencanakan. 
Sering orang sukses merubah cara agar mencapai kesuksesan berikutnya. Apalagi beberapa dari kita yang belum berhasil. Bayangkan cara-cara baru untuk mencapai apa yang sudah kita rencanakan.

Kaya Di Bumi Kaya Disurga

Kolose 2:3 (TB)  sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
Masih ingat dulu banyak yang berujar miskin dibumi kaya disurga. Tapi kalau bisa kaya dibumi dan kaya disurga mengapa tidak?
Kaya bukan punya segala-galanya tetapi lebih kepada kemampuan berbagi apapun yang ada ditangannya. 
Miskin adalah senantiasa mengambil meskipun sudah memiliki banyak hal. 
7 pemikiran sederhana berkaitan dengan kaya dibumi dan kaya disurga.

Masih tentang Reimagine. (Ps. Jose Carol)

Pengkhotbah 1:9 (TB)  Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.
Kejadian 18:11-14 (TB)  Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?" Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: "Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua?Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki." 
Adakah sesuatu yang mustahil bagi Tuhan. Kondisi Abraham dan Sara  pada sat itu dalam suatu keadaan yang mustahil. 
Tahun 2018 adakah sesuatu yang mustahil bagi mimpi dan cita-cita mu, karir dan pekerjaan?