Langsung ke konten utama

Make It Counts By Ps. Jose Carol





Persepektif Signifikan adalah Iman, kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih.

Menjadikan hidup kita berdampak dan tidak terlupakan. Ini hal yang akan dibahas.  Yesus hanya hidup 33 tahun bahkan kehidupannya berdampak hingga saat ini.

Apapun peran kita, dapat mengubahkan bagi sekitar dan masa depan kita.

Significance  (berdampak)  berhubungan dengan Self confidence (percaya diri).

Percaya diri tidak terlepas dari self esteem (harga diri). Terkait juga dengan self image (gambar diri)

Keberadaan kita belum do well ( significance dan selfconfidence) jika keberadaan kita belum being well (self esteem dan self image).


Masih ingat ketika Yesus setelah berpuasa dan dicobai iblis.

Bedanya succes dan significance adalah orientasinya. Succes lebih kepada self oriented, significance lebih kepada berbuah dan berdampak kepada orang sekitar.

Hidup yg berdampak adalah kehidupan yang berjalan sesuai dengan rancangan Tuhan.

Hancukan gambar diri dan harga diri maka self confidence dan signficance juga akan hancur.

2 Petrus 1:5-9 (TB)  Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada "iman" mu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.

Untuk pendidikan perlu uang (baca sekolah) sementara untuk pengetahuan hanya perlu hati yang terbuka.

Pengalaman membuka wawasan akan sebuah dimensi baru.Lakukan dan pelajari setiap hal baru dalam hidup kita.


Persepektif significance adalah Iman, kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih.


Kekristenan bukan sekedar ekslusive segelintir orang tetapi dapat dicicipi oleh sekitar kita.

Ibarat pohon, Kasih adalah buah yg dapat dirasakan sementara iman adalah akarnya. Sementara lainnya seperti buah yang terlihat.

Semoga Tuhan menginspirasi kita semua.





















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Menyambut 2018 (Reimagine By Jusar Badudu)

Yesaya 43:19 (TB)  Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 
Tahun baru dilayani Ps Jussar Badudu.  Tema yang baru, Alive memperlengkapi di tahun 2017. Pada sepanjang tahun 2018 kita akan belajar Reimagine. 
Reimagine (membayangkan ulang), membayangkan apa yang akan kita alami di 2018. Kenapa perlu membayangkan ulang, kenapa perlu cara baru? Karena hendak mencapai apa yang perlu capai sesuai yang kita rencanakan. 
Sering orang sukses merubah cara agar mencapai kesuksesan berikutnya. Apalagi beberapa dari kita yang belum berhasil. Bayangkan cara-cara baru untuk mencapai apa yang sudah kita rencanakan.

Kaya Di Bumi Kaya Disurga

Kolose 2:3 (TB)  sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
Masih ingat dulu banyak yang berujar miskin dibumi kaya disurga. Tapi kalau bisa kaya dibumi dan kaya disurga mengapa tidak?
Kaya bukan punya segala-galanya tetapi lebih kepada kemampuan berbagi apapun yang ada ditangannya. 
Miskin adalah senantiasa mengambil meskipun sudah memiliki banyak hal. 
7 pemikiran sederhana berkaitan dengan kaya dibumi dan kaya disurga.

Masih tentang Reimagine. (Ps. Jose Carol)

Pengkhotbah 1:9 (TB)  Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.
Kejadian 18:11-14 (TB)  Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?" Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: "Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua?Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki." 
Adakah sesuatu yang mustahil bagi Tuhan. Kondisi Abraham dan Sara  pada sat itu dalam suatu keadaan yang mustahil. 
Tahun 2018 adakah sesuatu yang mustahil bagi mimpi dan cita-cita mu, karir dan pekerjaan?